Dari BPD hingga Aktivis Cirtim Desak Bupati Bertindak, Kuwu Hulubanteng Dinilai Gagal Kelola Desa

Iklan bawah post

CIREBON – Berlarutnya persoalan pemerintahan di Desa Hulubanteng, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Cirebon, memicu gelombang protes dari berbagai elemen masyarakat desa.

Mulai dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD) hingga aktivis Cirebon Timur yang merupakan warga setempat, kompak mendesak Kuwu atau Kepala Desa Hulubanteng agar bertindak tegas dan bertanggung jawab atas berbagai persoalan yang dinilai tak kunjung diselesaikan.

Ketua BPD Hulubanteng, Ihwan Ayub, menilai akar permasalahan di desa tersebut bermula dari lemahnya ketegasan kuwu dalam mengambil kebijakan strategis, khususnya terkait kinerja dan penataan perangkat desa. Hal itu disampaikannya saat dimintai keterangan pada Kamis (8/1/2025).

“Sejak awal sebenarnya persoalan ini bisa diminimalisir kalau Pak Kuwu berani tegas. Termasuk memberikan sanksi kepada perangkat desa yang tidak bekerja maksimal,” ujar Ihwan.

Menurutnya, seluruh persoalan pemerintahan desa pada akhirnya bermuara pada keputusan kepala desa. Oleh karena itu, kuwu dinilai harus bertanggung jawab penuh atas kinerja bawahannya.

Iklan dalam post

Pos terkait

Iklan bawah post