CIREBON – Di tengah kekhawatiran berbagai kalangan terkait potensi dampak fiskal program pusat terhadap ekosistem usaha lokal, Pemerintah Desa Karangsuwung, Kecamatan Karangsembung, Kabupaten Cirebon, justru memilih melangkah dengan pendekatan berbeda.
Melalui Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, Pemdes Karangsuwung merancang strategi ekonomi berbasis kolaborasi agar kehadiran koperasi tidak menjadi ancaman bagi warung kelontong, melainkan penguat denyut ekonomi warga.
Kuwu Karangsuwung, Arif Nurdiansyah, menegaskan bahwa pembangunan ekonomi desa tidak boleh dibangun di atas persaingan yang mematikan pelaku usaha kecil.
Menurutnya, Kopdes Merah Putih harus diposisikan sebagai mitra strategis pedagang kecil, terutama dalam hal permodalan dan ketersediaan barang dagangan.
“Prinsipnya jelas, koperasi ini jangan sampai membunuh pedagang kecil. Justru mereka harus kita jadikan bagian dari kekuatan ekonomi desa. Dengan Kopdes Merah Putih, pedagang kecil kita dorong untuk naik kelas dan lebih berdaya,” ujar Arif saat ditemui di kantornya.








