CIREBON – Hujan yang mengguyur wilayah Kecamatan Losari dan sekitarnya pada Rabu (28/01/2026) tidak menyurutkan tekad Tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon untuk mengatasi permasalahan sampah di sejumlah Tempat Pembuangan Sementara (TPS) desa.
Salah satu lokasi yang menjadi fokus penanganan adalah TPS Desa Kalirahayu, Kecamatan Losari.
TPS Desa Kalirahayu berada di ujung perbatasan Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah, tepatnya di jalur poros Kalirahayu–Tawangsari.
Letaknya yang strategis membuat TPS tersebut tidak hanya dimanfaatkan oleh warga setempat, tetapi juga kerap menjadi lokasi pembuangan sampah oleh masyarakat dari luar desa.
Kuwu Kalirahayu, Absori, mengungkapkan bahwa kondisi overload sampah di TPS tersebut telah terjadi sejak sekitar dua bulan terakhir.
Menurutnya, penumpukan sampah bukan semata-mata berasal dari warga Desa Kalirahayu, melainkan juga dari desa-desa sekitar yang turut membuang sampah di lokasi tersebut.
“Selain itu, adanya kendala teknis di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kubangdeleg juga berdampak pada keterlambatan pengangkutan, sehingga TPS tidak mampu menampung sampah secara maksimal dan akhirnya berserakan hingga ke jalan raya,” ujarnya.








