Rieke Diah Pitaloka Soroti Modus ‘Pengantin Pesanan’, Ingatkan Bahaya TPPO

Iklan bawah post

CIREBON — Anggota Komisi XIII DPR RI yang membidangi Hak Asasi Manusia, Rieke Diah Pitaloka, menyoroti maraknya praktik pengantin pesanan yang diduga menjadi salah satu modus dalam jaringan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Hal tersebut disampaikan Rieke saat menghadiri acara buka puasa bersama ratusan pengemudi ojek online di Masjid Syekh Datuk Kahfi, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, Senin (9/3/2026).

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan itu, ia menilai praktik perdagangan orang tidak dapat dilepaskan dari persoalan kemiskinan yang masih dialami sebagian masyarakat. Menurutnya, kondisi ekonomi yang sulit sering dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menjerat korban melalui berbagai cara, termasuk dengan kedok pernikahan.

“Kemiskinan tidak datang begitu saja. Ada sistem yang membuat orang menjadi semakin miskin, dan dalam situasi itu muncul mafia perdagangan orang dengan beragam modus, salah satunya pengantin pesanan,” ujar Rieke.

Ia menjelaskan, tawaran bekerja atau menikah dengan warga negara asing kerap menjadi daya tarik bagi sebagian masyarakat yang tengah menghadapi tekanan ekonomi. Padahal, tanpa proses yang jelas dan legal, hal tersebut berpotensi berujung pada eksploitasi.

Iklan dalam post

Pos terkait

Iklan bawah post