Meski proses perbaikan akan segera dimulai, pemerintah mengakui akses kendaraan roda empat untuk sementara belum dapat melintas. Hal ini disebabkan kondisi tanah dan struktur jalan yang masih belum stabil akibat gerusan air.
Namun demikian, Wali Kota memastikan pemerintah sedang menyiapkan rekayasa teknis agar akses kendaraan besar, termasuk truk pengangkut kebutuhan masyarakat, dapat kembali beroperasi setelah penguatan struktur selesai dilakukan.
“Untuk saat ini kendaraan roda dua masih bisa lewat, tetapi roda empat sementara belum bisa. Kami akan memperkuat jalan yang rusak dan membuat pemecah arus sekitar 50 meter dari jembatan agar tekanan air tidak lagi menghantam dinding jalan,” jelasnya.
Ia juga meminta masyarakat untuk bersabar selama proses pengerjaan berlangsung.
“Insya Allah jika sudah normal, kendaraan roda empat bisa masuk kembali,” tambahnya.
Dari sisi teknis, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk-Cisanggarung, Dwi Agus Kuncoro, menjelaskan bahwa langkah pertama yang akan dilakukan adalah normalisasi alur sungai.








