Lebih jauh, SMR menekankan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama selama perjalanan arus balik. Pengendara diminta tidak mengulangi kesalahan yang dapat memicu kecelakaan, seperti penggunaan bahu jalan untuk menyalip.
“Kami tidak ingin kejadian kecelakaan seperti di KM 291 terulang. Itu menjadi pelajaran bahwa ketidakdisiplinan di jalan bisa berakibat fatal,” ungkapnya.
Melalui berbagai imbauan yang disampaikan lewat spanduk dan media lain, SMR berharap masyarakat dapat lebih sadar dan patuh terhadap aturan. Dengan begitu, arus balik Lebaran tidak hanya lancar, tetapi juga aman bagi seluruh pengguna jalan.








