Saat ini, sedikitnya sekitar 100 hektare lahan pertanian sudah terdampak dan terancam mengalami penurunan produktivitas akibat intrusi air laut.
Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Desa Melakasari menyambut baik langkah cepat BBWS Cimancis yang telah membangun bendungan di Kali Bledek.
Bendungan tersebut berfungsi menahan masuknya air laut ke pemukiman dan lahan pertanian saat rob terjadi, sekaligus menjaga kualitas air sungai tetap tawar agar bisa dimanfaatkan untuk pengairan sawah.
“Alhamdulillah, kami mendapat bantuan penanganan banjir rob dari BBWS Cimancis. Untuk saat ini, baru Kali Bledek yang ditangani,” kata Sohibi.
Selain Kali Bledek, BBWS Cimancis juga merencanakan pembangunan klep, bendungan karet, atau pintu air di dua sungai lainnya, yakni Sungai Pejodangan dan Sungai Kaligandu.
Pembangunan tersebut ditargetkan dapat direalisasikan pada tahun 2026 mendatang.
Sohibi berharap, dengan dibangunnya bendungan di ketiga sungai tersebut, potensi banjir rob di Desa Melakasari dapat diminimalisir secara signifikan.








