Diancam Preman Kampung, Pengajian Isra Mi’raj di Segeran Lor Indramayu Dijaga Polisi

Pihak kepolisian saat sedang berkoordinasi dengan ulama setempat, pasca adanya ancaman pembubaran kegiatan keagamaan di Desa Segeran Lor
Pihak kepolisian saat sedang berkoordinasi dengan ulama setempat, pasca adanya ancaman pembubaran kegiatan keagamaan di Desa Segeran Lor
Iklan bawah post

Polisi juga menjelaskan bahwa selain penindakan, pihaknya berupaya menyelesaikan akar konflik dengan pendekatan persuasif. Dari hasil pemantauan, gangguan tidak hanya berasal dari internal lingkungan mushola, tetapi juga melibatkan pihak luar yang diduga menjadi provokator.

Dalam kesempatan tersebut, Kepolisian mengimbau masyarakat Desa Segeran Lor untuk menjaga kerukunan, memperkuat silaturahmi, serta tidak mudah terprovokasi. Warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, termasuk kejahatan C-3, terutama menjelang bulan suci Ramadhan.

Bacaan Lainnya

Berkat pengamanan ketat dari aparat Polri, kegiatan pengajian Isra Mi’raj dan rutinan Muslimat NU di Segeran Lor akhirnya berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat. Sinergi antara Polri dan NU diharapkan mampu menghentikan praktik premanisme serta menjaga kondusivitas wilayah Indramayu.

Iklan dalam post

Pos terkait

Iklan bawah post