Dan dukungan juga datang dari tokoh nasional dan pesantren, ucapan terimakasih secara khusus disampaikan kepada Menteri Agama (Menag), Prof. Dr. Nasaruddin Umar, tokoh nasional asal Cirebon, Prof. Ir. H. Rokhmin Dahuri, dan anggota komisi VIII DPRRI, Dr. KH. Maman Imanulhaq.
Dewan Pengasuh Pondok Pesantren KHAS Kempek, KH. Ahmad Zaini Dahlan, mengapresiasi terbitnya buku tersebut. Ia menilai buku Peta Jalan Ramadan dapat menjadi panduan praktis dan mendalam bagi umat Islam.
“Kami mengapresiasi terbitnya buku ini. Menurut saya, ini buku yang sangat baik dan bisa menjadi petunjuk dalam menghadapi bulan Ramadan. Ibarat menyetir tanpa Google Maps, tentu sulit. Buku ini bisa menjadi pegangan dan sumber panduan tentang bagaimana mengisi Ramadan dengan lebih terarah,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa tujuan puasa adalah mencapai ketakwaan, yakni kesadaran bahwa Allah selalu mengawasi kehidupan manusia. Kesadaran tersebut, menurutnya, menjadi inti dari ibadah puasa.
Dan kewajiban puasa, menurutnya, diawali dengan seruan “yaa ayyuhalladzina amanu” yang ditujukan kepada orang-orang beriman, dengan tujuan la‘allakum tattaqun agar menjadi pribadi bertakwa. Ia memaknai takwa sebagai kesadaran akan kehadiran Allah Swt dalam kehidupan.








