Salah seorang warga Desa Kanci, Khaeruddin, mengaku selalu diliputi rasa khawatir setiap kali melintasi jalan tersebut, khususnya ketika kondisi jalan tergenang air.
“Kalau sudah hujan, lubang-lubang tidak kelihatan. Kondisi ini sangat mengganggu dan berbahaya. Sering terdengar kabar kecelakaan, terutama pengendara motor yang terjatuh,” ujarnya, Selasa (27/1/2026).
Ia menambahkan, korban kecelakaan di ruas jalan tersebut tidak hanya orang dewasa, tetapi juga anak-anak yang setiap hari melintas untuk berangkat dan pulang sekolah.
“Sangat disayangkan, anak-anak sekolah juga sering jadi korban. Beberapa waktu lalu ada kecelakaan karena lubang di jalan ini. Jelas ini sangat membahayakan pengguna jalan,” jelasnya.
Selain kerusakan jalan, warga juga harus menghadapi persoalan banjir yang sudah berlangsung cukup lama dan hingga kini belum mendapat penanganan optimal.
“Kondisi seperti ini sudah terjadi sejak lama, tapi belum ada tindakan yang berarti. Saya mohon pemerintah bisa segera mengambil langkah nyata untuk memperbaiki jalan ini,” harapnya.








