Selain itu, rekayasa lalu lintas di jalur arteri Pantura juga akan diterapkan secara situasional, termasuk pengurangan titik u-turn untuk memperlancar arus kendaraan.
“Kami menjamin tidak ada lalu lintas yang benar-benar stuck. Kepadatan mungkin terjadi, tetapi rekayasa lalu lintas sudah disiapkan agar arus tetap mengalir,” jelas Kapolres.
Di tengah berbagai persiapan tersebut, fenomena mudik lebih awal sudah mulai terlihat di Terminal Harjamukti. Sejumlah warga memilih pulang kampung lebih cepat untuk menghindari lonjakan harga tiket menjelang hari H Lebaran.
Salah satunya Kemal, pemudik asal Brebes, yang mengaku sengaja mengambil cuti lebih awal demi menghemat biaya perjalanan.
“Saya mudik lebih awal supaya tiketnya tidak mahal. Yang penting sehat dan masih kuat puasa di jalan,” ujarnya.
Dengan berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kota Cirebon berharap arus mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan lancar dan aman. Masyarakat pun diimbau untuk memastikan kondisi kesehatan sebelum bepergian serta selalu mematuhi arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.








