Kadistan Cirebon Harap Muscab VI APTRI Perkuat Sinergi Petani Tebu dan Pabrik Gula

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, Deni Nurcahya.
Iklan bawah post

Program tersebut akan terus dilanjutkan pada 2026 dengan target penanganan hingga 1.200 hektare.

“Untuk tahun 2026 ini, program bongkar ratum akan dilanjutkan dengan penanganan 1.200 hektare,” ungkapnya.

Ia menegaskan, Kabupaten Cirebon memiliki komitmen kuat mendukung program swasembada gula nasional. Upaya tersebut tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan Jawa Barat, tetapi juga mendukung pasokan gula bagi wilayah lain di Indonesia.

“Kami berkomitmen untuk memenuhi kuota swasembada gula nasional, tidak hanya untuk Jawa Barat, tetapi juga untuk Jawa Tengah, Jawa Timur, dan daerah lainnya di luar Jawa,” tegas Deni.

Melalui Muscab VI APTRI ini, Deni berharap hubungan antara petani dan pabrik gula semakin erat sehingga tercipta sinergi yang lebih produktif dan berkelanjutan.

Ia juga menegaskan pentingnya peran APTRI sebagai lembaga pembina yang mampu mensejajarkan posisi petani sekaligus menjadi jembatan komunikasi yang efektif dengan pihak pabrik gula.

“APTRI diharapkan terus berperan membina petani serta menjadi penghubung yang efektif antara petani dan pabrik gula. Mari bersama-sama membangun masa depan yang lebih baik untuk pertanian tebu di Kabupaten Cirebon,” pungkasnya.

Iklan dalam post

Pos terkait

Iklan bawah post