Kesemrawutan Pasar Ciledug Ramai Disorot Warganet, Desakan Copot Kepala Pasar Menguat

Iklan bawah post

Salah satu akun, Ricki Kaka, mengaku sudah sangat memahami kondisi Pasar Ciledug karena merupakan warga asli setempat. Ia bahkan mengaku selalu menghindari jalur tersebut.

“Wkwk saya orang asli Ciledug, selalu menghindari jalur ini. Ada pasar ditambah pintu rel kereta dan terminal bus, benar-benar kombinasi maut,” tulisnya di kolom komentar.

Sementara itu, akun Sahroni menyinggung rencana solusi jangka panjang berupa pembangunan jalan layang (fly over) untuk mengurai kemacetan, meski belum jelas kapan akan direalisasikan.

“Dengar-dengar sih bakal ada jalan layang, cuma nggak tahu kapan dibangunnya. Mudah-mudahan secepatnya, nggak kebayang kalau bulan puasa macetnya gimana pas sore,” tulis Sahroni.

Kemacetan juga kerap dikaitkan dengan keberadaan jalur kereta api double track. Akun Ghalie Budiman menyoroti pintu perlintasan kereta yang sering dituding sebagai biang kemacetan.

“Sing disalahaken kereta. Saben menit lewat bae. Beli gelem ngalah kah kereta. Kudune gawe terowongan,” tulisnya, yang berarti perlunya pembangunan terowongan agar arus lalu lintas tidak terus tersendat.

Iklan dalam post

Pos terkait

Iklan bawah post