Melalui pesan WhatsApp, ia meminta agar pemberitaan ditunda dan menyarankan untuk menghubungi pihak lain.
“Nanti ya jangan dinaikin dulu. Besok saja kita telponan. Atau hubungi Pak Hendra, Koordinator Promosi dan Publikasi,” tulisnya singkat beberapa waktu lalu.
Upaya konfirmasi lanjutan kepada Hendra selaku Koordinator Promosi dan Publikasi hingga berita ini diterbitkan juga belum membuahkan hasil.
Minimnya keterangan resmi tersebut kian memunculkan tanda tanya publik terkait kesiapan dan keseriusan penyelenggara dalam mengelola konser berskala besar di Kabupaten Cirebon.








