Selain peningkatan kualitas layanan, Tirta Giri Nata juga mendorong perluasan cakupan layanan melalui penambahan sambungan baru.
Hingga Triwulan III Tahun 2025, dari target 1.011 sambungan rumah (SR), telah terealisasi sebanyak 695 SR atau mencapai 68,74 persen.
Jumlah pelanggan pun meningkat dari 56.776 SR di awal tahun menjadi 57.154 SR pada September 2025.
Dari sisi kinerja keuangan, realisasi pendapatan air hingga Triwulan III 2025 mencapai Rp81,08 miliar atau 94,06 persen dari target Rp86,2 miliar, dengan realisasi penjualan air sebesar 11.887.778 meter kubik atau 95,49 persen dari target.
Meski demikian, tingkat kehilangan air tercatat masih di angka 39,27 persen, lebih tinggi dari target, sehingga menjadi perhatian serius perusahaan ke depan.
Untuk Tahun 2026, Perumda Air Minum Tirta Giri Nata menargetkan jumlah pelanggan meningkat menjadi 58.811 SR dengan laba setelah pajak sebesar Rp10,4 miliar.
Selain itu, perusahaan menargetkan setoran laba PAD sebesar 75 persen atau Rp6,2 miliar, serta menekan angka kebocoran air hingga 35,40 persen.








