Sementara itu, Dewan Pembina DKM Masjid Nurul Islah, Dr. KH. Abdul Hadi, menegaskan bahwa dengan terbentuknya kepengurusan baru, visi dan misi memakmurkan masjid diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan umat dan penguatan kehidupan sosial keagamaan masyarakat.
Ketua DKM Masjid Nurul Islah yang baru dilantik, Dr. KH. Mahdi, menyampaikan komitmennya bersama seluruh jajaran pengurus untuk meningkatkan peran masjid melalui berbagai program sosial dan keagamaan.
“Bersama-sama jajaran kepengurusan baru, kami ingin lebih memakmurkan masjid dengan kegiatan-kegiatan pemberdayaan. Salah satunya masjid akan mengelola program bantuan kain kaffan bagi masyarakat yang meninggal dunia, serta meningkatkan kembali kegiatan kajian ilmiah bagi para remaja,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, kegiatan juga dirangkai dengan penyerahan bantuan keuangan secara simbolis untuk mendukung program pengadaan mobil ambulans yang digagas oleh MWC NU Astanajapura.








