Dari hasil pemetaan panitia, sedikitnya akan disiapkan sekitar 165 unit kios pasar darurat dengan ukuran 2×3 meter. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk menampung seluruh pedagang terdampak.
Bagi pedagang yang sebelumnya memiliki dua atau tiga los, hanya akan diberikan satu kios agar seluruh korban kebakaran dapat terakomodir.
“Yang terpenting semua pedagang terdampak bisa tertampung dan kembali berjualan,” tegas Rudiyana.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kebakaran Pasar Lemahabang Kulon telah mengetuk keprihatinan banyak pihak.
Selain swadaya pedagang, dukungan juga datang dari dua anggota DPRD Kabupaten Cirebon yang memberikan bantuan materi untuk pembangunan pasar darurat.
“Insyaallah pasar darurat ini akan segera kita bangun, paling lambat minggu depan. Alhamdulillah, ada dua anggota dewan Kabupaten Cirebon yang turut peduli dan memberikan dukungan untuk pembangunan pasar darurat ini,” pungkasnya.








