“Alhamdulillah, hari ini saya bersama Forkopimda lengkap, ada Kapolres, Dandim, Kejari, juga dari BI dan Bulog. Hasil pantauan di Jagasatru, memang ada kenaikan pada komoditas sayuran seperti cabai karena pasokan dari sumbernya agak sulit. Selain itu, telur puyuh juga naik dan stoknya agak terbatas di pasar saat ini,” ujarnya.
Mengenai stok pangan secara keseluruhan, Wali Kota memastikan bahwa masyarakat tidak perlu panik. Meski ada fluktuasi harga pada jenis telur tertentu, stok daging ayam dan beras terpantau masih sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan warga Kota Cirebon selama masa Ramadan dan Idulfitri.
Senada dengan temuan lapangan, Jejen, salah satu pedagang di Pasar Jagasatru, mengungkapkan bahwa kenaikan harga cabai terjadi cukup signifikan.
“Baru sekitar dua hari ini harga naik. Terutama cabai rawit merah, sekarang tembus Rp100 ribu per kilogram, padahal sebelumnya masih di angka Rp80 ribu. Pembeli ya ada yang mengeluh, tapi karena butuh tetap dibeli meski dikurangi jumlahnya,” tutur Jejen saat ditemui di lapaknya.








