Jakarta — Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menegaskan sikap tegas partainya menolak wacana pemilihan kepala daerah (pilkada) melalui DPRD. Penegasan itu disampaikan Megawati dalam pidato penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDIP di Ancol, Jakarta Utara, Senin (12/1/2026).
Megawati menekankan penolakan PDIP terhadap pilkada tidak langsung bukan semata-mata pertimbangan politik praktis, melainkan berdasar pada nilai ideologis, konstitusional, dan historis.
“PDI Perjuangan menolak secara tegas setiap wacana pemilihan kepala daerah secara tidak langsung melalui DPRD. Penolakan ini bukan sekadar sikap politik praktis. Ini adalah sikap ideologis, sikap konstitusional, dan sikap historis,” tegas Megawati.
Presiden ke-5 Republik Indonesia itu menilai pilkada langsung merupakan salah satu capaian terpenting demokratisasi nasional pascareformasi 1998. Menurutnya, mekanisme pemilihan langsung lahir dari perjuangan panjang rakyat untuk merebut kembali hak politik yang selama puluhan tahun terkungkung oleh sentralisme kekuasaan.








