Melalui KDMP, Pemdes akan memfokuskan usaha pada penyediaan kebutuhan pokok masyarakat, khususnya sembako dan pupuk.
Selama ini, keterbatasan akses dan fluktuasi ketersediaan pupuk kerap menjadi persoalan klasik bagi petani.
Dengan hadirnya koperasi desa, Pemdes berharap distribusi pupuk dapat lebih terjamin, stabil, dan terjangkau.
“Ketersediaan pupuk sangat vital bagi petani kami. Koperasi akan hadir untuk memastikan mereka tidak lagi kesulitan saat musim tanam tiba,” tambah Heriyanto.
Tak hanya menyasar sektor pangan dan pertanian, KDMP Japura Kidul juga merambah bidang kesehatan.
Salah satu rencana unit usaha yang akan dikembangkan adalah pendirian apotek desa.
Kehadiran apotek ini diharapkan mampu mempermudah akses masyarakat terhadap obat-obatan yang berkualitas dengan harga lebih kompetitif.
Di balik pembangunan fisik dan pengembangan unit usaha, Heriyanto menegaskan bahwa Koperasi Desa Merah Putih juga mengemban misi sosial yang kuat.
Ia berharap koperasi ini dapat menjadi benteng perlindungan warga dari praktik utang tidak sehat yang selama ini membebani masyarakat kecil.








