Polemik Trusmiland Pamengkang Ramai di Facebook, Warganet Ramai-ramai Kritik Pengembang

Iklan bawah post

Pelaporan tersebut berkaitan dengan penutupan akses truk proyek pembangunan yang tidak diperbolehkan melintas oleh sejumlah oknum perangkat desa,” tulis akun Plered_Jeh dalam unggahannya.

Unggahan tersebut kemudian memicu ratusan reaksi dan komentar dari warganet.

Menariknya, sebagian besar komentar justru bernada kritik terhadap pihak pengembang.

Banyak netizen menilai Trusmiland terkesan “playing victim” dan lebih mengutamakan kelancaran bisnis dibanding memperhatikan dampak terhadap warga dan lingkungan sekitar.

Salah satu komentar datang dari akun Ridwan Safiq, yang mengaku sebagai penghuni Perumahan Trusmiland Klayan.

Ia menilai pihak pengembang seharusnya mampu membedakan antara dugaan pemerasan dan kepentingan masyarakat.

“Harus dibedakan juga pak mana pemerasan dan kemaslahatan. Di Trusmiland Klayan jalan akses masuk dari pasar ke Trusmiland rusak parah. Jangan enak jualannya saja, fasilitas penunjang juga dipikirkan. Cari untung doang. Rusak karena mobil bawa batu dan tanah tidak dipikirkan. Jujurly, after sales-nya buruk banget,” tulisnya.

Iklan dalam post

Pos terkait

Iklan bawah post