Polri Sedulur Isun Dorong Perlindungan Korban dan Penguatan Penanganan Kejahatan Jalanan di Jabar

Iklan bawah post

Bandung – Isu keamanan ruang publik kembali mencuat setelah maraknya kasus kejahatan jalanan yang menimbulkan kekhawatiran masyarakat. Kamis (5/2/2026).

Selain kerugian materiil, korban kerap mengalami luka fisik dan trauma psikologis yang berdampak panjang terhadap rasa aman di lingkungan sekitar.

Salah satu peristiwa terjadi pada Kamis, 29 Januari 2026 sekitar pukul 09.30 WIB di depan gapura Jalan Harapan Mulya 5, Bandung.

Seorang pejalan kaki menjadi korban penjambretan oleh dua pelaku yang menggunakan sepeda motor. Aksi penarikan tas secara paksa membuat korban terjatuh dan mengalami luka serta trauma.

Peristiwa tersebut kembali menegaskan bahwa kejahatan jalanan bukan sekadar tindak kriminal biasa, melainkan persoalan yang berkaitan langsung dengan hak asasi warga negara atas rasa aman dan perlindungan diri.

Negara, melalui aparat penegak hukum, memiliki kewajiban memastikan sistem penegakan hukum berjalan profesional, adil, dan berimbang.

Advokat sekaligus Koordinator Komunitas WAG Polri Sedulur Isun, ADV. Qorib, S.H., M.H., menyampaikan sejumlah harapan kepada Kapolda Jawa Barat terkait penguatan penanganan kejahatan jalanan di wilayah tersebut.

Iklan dalam post

Pos terkait

Iklan bawah post