Cirebon – Polemik mengenai kelangkaan pupuk yang sempat mencuat di kalangan petani Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, akhirnya mendapat penjelasan resmi dari pengurus Koperasi Sakarosa KPTR Lemahabang.
Ketua Koperasi Sakarosa, Lili Mashuri, bersama Wakil Ketua Mohammad Syafii, menegaskan bahwa isu yang berkembang di masyarakat bukan berkaitan dengan pupuk subsidi, melainkan pupuk non subsidi.
Lili Mashuri menjelaskan, pupuk subsidi dari pemerintah telah tersalurkan dengan baik dan sesuai ketentuan yang berlaku. Menurutnya, tidak ada persoalan dalam distribusi pupuk subsidi di wilayah Lemahabang.
“Pupuk subsidi sudah clear, tersalurkan sesuai aturan dan jumlahnya juga jelas. Yang menjadi keluhan masyarakat sebenarnya adalah pupuk non subsidi,” ujar Lili Mashuri saat memberikan klarifikasi, Kamis (22/12/2026).
Ia memaparkan, distribusi terakhir pupuk subsidi dilakukan pada November lalu dengan jumlah sesuai alokasi, yakni sekitar 12 kuintal per hektar, ditambah pupuk ZA sebanyak 1 kuintal 8 kilogram.








