Pupuk ZA Sulit Didapat, Petani Mengeluh dan Produksi Terancam

Iklan bawah post

Cirebon – Kelangkaan pupuk ZA kembali dikeluhkan para petani, khususnya petani tebu dan padi di wilayah Cirebon Timur, Kabupaten Cirebon. Rabu (21/1/2026).

Kondisi ini dirasakan sudah berlangsung sekitar setengah bulan terakhir dan dinilai sangat mengganggu aktivitas pertanian serta berpotensi menurunkan hasil panen.

Sejumlah wilayah yang terdampak kelangkaan pupuk ZA tersebut antara lain Kecamatan Lemahabang, Gebang, Karangsembung, Astanajapura, serta beberapa wilayah lain di Cirebon Timur.

Para petani mengaku kesulitan mendapatkan pupuk ZA di toko-toko pertanian setempat.

Salah seorang petani tebu asal Astanajapura, M. Syafii, mengungkapkan bahwa pupuk ZA sudah sulit ditemukan di toko pupuk di wilayah Cirebon Timur sejak sekitar dua pekan lalu.

Padahal, pupuk tersebut merupakan kebutuhan penting dalam masa pemupukan tanaman tebu.

“Kalau soal pupuk itu urgen. Saat waktunya memupuk, harus segera dilakukan. Kalau seperti sekarang pupuk langka, petani jadi bingung dan ini pasti berpengaruh terhadap hasil tanaman,” ujar Syafii.

Iklan dalam post

Pos terkait

Iklan bawah post