PWI Cirebon Dorong Penguatan Literasi Media untuk Tangkal Misinformasi Kesehatan Perempuan

Iklan bawah post

CIREBON – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Cirebon menyoroti masih maraknya misinformasi dan mitos seputar kesehatan perempuan, khususnya terkait siklus haid, yang beredar luas di media sosial.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan kesalahpahaman, baik dari sisi medis maupun keagamaan.

Hal itu disampaikan Ketua PWI Kabupaten Cirebon, Mamat Rahmat, dalam Seminar Nasional bertajuk “Risalatul Mahid dalam Perspektif Medis” yang digelar bertepatan dengan Haul ke-95 KH Muhammad Sa’id di Pondok Pesantren Gedongan, Cirebon, Minggu (1/2/2026).

Mamat menegaskan, rendahnya literasi media menjadi salah satu penyebab utama mudahnya masyarakat, terutama perempuan dan kalangan santri, terpengaruh informasi keliru mengenai kesehatan reproduksi.

“Isu haid sering kali dibungkus dengan mitos dan klaim yang tidak berdasar. Tanpa kemampuan memilah informasi, perempuan bisa salah memahami kondisi kesehatannya sendiri,” kata Mamat.

Ia menjelaskan, literasi media tidak hanya berkaitan dengan membaca atau mengakses informasi, tetapi juga mencakup kemampuan memverifikasi sumber, memahami konteks, serta membedakan informasi kredibel dengan konten media sosial yang belum tentu benar.

Iklan dalam post

Pos terkait

Iklan bawah post