Lebih lanjut, Heriyanto mengungkapkan bahwa jumlah kambing yang saat ini dimiliki memang masih terbatas, yakni sebanyak 40 ekor.
Namun demikian, pihak pemerintah desa bersama pengelola BUMDes telah menyiapkan rencana pengembangan jangka menengah dan panjang untuk meningkatkan populasi ternak secara bertahap.
“Untuk saat ini baru 40 ekor, namun mudah-mudahan ke depannya jumlahnya terus bertambah dan semakin memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat serta desa,” pungkasnya.
Dengan adanya program ini, Pemerintah Desa Japura Kidul berharap dapat memperkuat kemandirian ekonomi desa sekaligus menjadi contoh pengelolaan BUMDes yang produktif dan berorientasi pada ketahanan pangan.
Ke depan, peternakan kambing ini diharapkan mampu menjadi salah satu sektor unggulan desa yang berkontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal.








