RSUD Waled Tancap Gas: Layanan Jantung Terpadu hingga Spesialis Fetomaternal Jadi Andalan Baru di Cirebon Timur

Iklan bawah post

Ia membagi perjalanan RSUD Waled dalam beberapa fase. Periode 2000–2010 menjadi masa pembangunan awal, terutama dalam peningkatan kapasitas tenaga kesehatan melalui pendidikan dan pelatihan, bahkan hingga ke luar negeri.

Memasuki 2010–2020, RSUD Waled masuk fase kedua dengan fokus pada penguatan kompetensi lanjutan tenaga medis, termasuk dokter spesialis dan subspesialis.

“Sekarang kita masuk fase berikutnya. SDM terus berputar. Ada yang sedang sekolah, ada yang sudah kembali, lalu ada lagi yang berangkat. Ini proses berkelanjutan,” jelasnya.

Salah satu terobosan besar yang sedang dikejar adalah pengembangan Pelayanan Jantung Terpadu (PJT). Layanan ini nantinya mencakup seluruh spektrum penanganan penyakit jantung, mulai dari tindakan darurat, intervensi, hingga operasi bedah jantung.

RSUD Waled bahkan menargetkan layanan ini mulai berjalan optimal dalam waktu dekat, seiring dengan kesiapan SDM dan alat kesehatan.

“Ke depan, semua penanganan jantung terintegrasi di sini. Dari pasien datang dalam kondisi darurat sampai tindakan operasi, semuanya bisa dilakukan di RSUD Waled,” tegas dr. Deni.

Iklan dalam post

Pos terkait

Iklan bawah post