CIREBON – Persoalan penumpukan sampah liar masih menjadi pekerjaan rumah yang cukup berat di wilayah Kecamatan Astanajapura.
Sampah yang dibuang sembarangan di sejumlah titik dinilai semakin meresahkan masyarakat dan mengganggu keindahan lingkungan.
Salah satu titik yang menjadi sorotan berada di dekat fly over jalan tol Kanci–Pejagan, tepatnya di Desa Buntet.
Tumpukan sampah liar di lokasi tersebut tampak menggunung dan dikeluhkan warga maupun para pengendara yang melintas.
Menanggapi kondisi tersebut, Camat Astanajapura, Deni Syafrudin, menegaskan bahwa pihak kecamatan terus berupaya maksimal menangani persoalan sampah.
Namun, keterbatasan sumber daya membuat penanganan tidak bisa dilakukan sendiri tanpa dukungan pemerintah desa dan masyarakat.
“Sebenarnya kita selalu menghimbau dan memberikan edukasi kepada pemerintah desa untuk menerapkan protokol pengelolaan sampah di masing-masing desanya dengan tegas. Kita kecamatan juga selalu berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup terkait pengangkutan sampah, baik di TPS resmi maupun TPS liar,” ujar Deni saat meninjau tim saber sampah liar DLH yang tengah menguras dan mengangkut sampah liar di wilayah Astanajapura, Kamis (7/5/2026).









