CIREBON – Anggota Komisi VIII DPR RI, H Satori, menaruh perhatian serius terhadap pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 yang menjadi tonggak baru penyelenggaraan haji nasional di bawah kendali penuh Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj).
Hal itu diungkapkannya setelah melepas keberangkatan jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 23 KJT di Makorem Sunan Gunung Jati (SGJ) bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon, Jumat (8/5/2026).
Menurutnya, tahun perdana ini menjadi ujian sekaligus momentum penting bagi Kemenhaj untuk membuktikan kemampuan dalam meningkatkan kualitas pelayanan bagi jamaah haji Indonesia, termasuk jamaah asal Kota Cirebon yang kini ditangani langsung oleh Kemenhaj daerah.
Satori berharap perubahan sistem pengelolaan tersebut tidak sekadar pergantian lembaga, tetapi mampu menghadirkan pembaruan nyata dibanding sistem sebelumnya yang selama puluhan tahun berada di bawah Kementerian Agama.
“Kami berharap di tahun pertama ini Kementerian Haji dan Umrah mampu memperbaiki berbagai kekurangan yang selama ini masih menjadi catatan dalam penyelenggaraan ibadah haji,” ujar Satori.









