Tinjau Lahan Sawit di Pasaleman, Bupati Imron Tegaskan Patuh Edaran Gubernur Jabar

Iklan bawah post

Sementara itu, Danrem 063/Sunan Gunung Jati Cirebon, Kolonel Infanteri Hista Soleh Harahap, S.I.P., M.I.P., M.Han, menyampaikan bahwa proses penggantian tanaman sawit akan dilakukan dengan pendekatan kemitraan agar tidak merugikan masyarakat.

“Kami masih menunggu pengajuan surat dari masyarakat kepada pihak perusahaan. Pendekatannya adalah kemitraan atau post-major. Dari pemerintah kabupaten akan ada dukungan berupa pohon-pohon keras sebagai pengganti,” jelas Danrem.

Ia menambahkan, TNI siap membantu apabila diperlukan dalam proses pencabutan tanaman sawit maupun penanaman kembali.

“Jika dibutuhkan, kami siap membentuk satuan tugas bersama,” katanya.

Danrem juga menegaskan bahwa dari total rencana lahan seluas 6,5 hektare, baru sekitar 2,5 hektare yang sudah ditanami sekitar 400 batang sawit dan akan menjadi prioritas untuk ditindaklanjuti.

Ia memastikan lahan tersebut merupakan milik pribadi masyarakat, bukan lahan perusahaan, meskipun aspek perizinan ke pemerintah daerah masih perlu didalami lebih lanjut.

Iklan dalam post

Pos terkait

Iklan bawah post