“Pemerintah daerah hadir dan mengapresiasi masa panen hingga serap gabah di Kelurahan Larangan ini. Kolaborasi nyata lintas sektor dalam menjaga stabilitas pangan daerah maupun nasional seperti ini harus terus diperkuat,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan ketahanan pangan tidak hanya ditentukan oleh produksi yang tinggi, tetapi juga oleh sinergi antara petani, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Ia menambahkan, keterlibatan berbagai pihak seperti TNI, Bulog, sektor perbankan, serta pemerintah daerah sangat penting agar hasil panen tidak hanya menjadi angka produksi, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan petani.
“Agar hasil panen tidak hanya sekadar angka produksi, tetapi benar-benar memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi kesejahteraan petani setempat,” katanya.
Hal senada disampaikan Komandan Kodim 0614/Kota Cirebon, Drajat Santoso. Ia menegaskan bahwa TNI AD berkomitmen untuk terus mendampingi para petani, tidak hanya saat masa tanam, tetapi hingga tahap pasca-panen.








