Pihaknya mengaku telah berulang kali memberikan teguran serta menjalin komunikasi dengan pengelola. Namun Dishub menegaskan akan terus melakukan koordinasi agar penanganan persoalan parkir dapat segera diselesaikan.
“Kami tidak berhenti sampai di situ. Komunikasi dan koordinasi akan terus dilakukan agar pihak Karomah bisa lebih kooperatif dan persoalan parkir bisa segera clear,” ujar Arif.
Sebelumnya, Dishub telah menyusun skema penanganan persoalan lalu lintas di sekitar kawasan Karomah Toserba dalam tiga tahapan, yakni jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang.
Untuk langkah jangka pendek, Dishub mendorong percepatan penyediaan lahan parkir tambahan di bagian belakang sekaligus melakukan edukasi kepada pengunjung terkait penataan kendaraan.
“Mungkin untuk jangka pendeknya mempercepat area belakang yang akan disewa untuk parkir serta mengedukasi pengunjung terkait area parkir,” jelasnya.
Arif juga menekankan pentingnya pengaturan kendaraan di depan area toko agar tidak memakan badan jalan. Ia menyebut juru parkir perlu diarahkan agar kendaraan hanya parkir dua baris, sedangkan kendaraan lainnya dialihkan ke lokasi parkir tambahan.





