Dalam Rakornas tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan delapan instruksi strategis kepada pemerintah daerah. Instruksi tersebut meliputi target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen melalui penyelarasan kebijakan investasi daerah dengan target nasional.
Selain itu, Presiden juga menekankan pentingnya kedaulatan pangan melalui optimalisasi lahan produktif dan kelancaran distribusi logistik, serta kedaulatan energi dengan pengembangan energi terbarukan berbasis potensi lokal.
Arahan lainnya mencakup percepatan hilirisasi pengolahan komoditas unggulan di masing-masing daerah, penguatan program antikorupsi melalui pengawasan ketat terhadap APBD dan pencegahan kebocoran anggaran, serta efisiensi birokrasi dengan penyederhanaan perizinan investasi di tingkat daerah.
Presiden Prabowo juga menegaskan pentingnya penguatan sinergi pusat dan daerah dengan menghapus ego sektoral antarinstansi pemerintahan. Instruksi terakhir adalah peningkatan kesejahteraan rakyat melalui peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan pendidikan di seluruh wilayah Indonesia.








