Delapan Tahun Bertahan di Rumah Rapuh, Keluarga Mulyadi Menyimpan Harapan di Tengah Kemiskinan

“Harapan saya semoga ada perhatian dan bantuan dari pemerintah,” tuturnya penuh harap.

Sekretaris Desa Beringin, Supriyadi, membenarkan kondisi keluarga Mulyadi yang selama ini hidup dalam keterbatasan ekonomi dan menempati rumah tidak layak huni.

“Kondisi keluarga Pak Mulyadi memang sangat memprihatinkan dan perlu perhatian bersama,” ujar Supriyadi.

Pemerintah desa, lanjut dia, akan segera berkoordinasi dengan pihak kecamatan, kabupaten hingga provinsi guna mengupayakan bantuan perbaikan rumah maupun bantuan sosial lainnya bagi keluarga tersebut.

“Kami akan segera komunikasikan agar ada bantuan perbaikan rumah dan bantuan sosial lainnya,” tegasnya.

Selain itu, pihak desa juga akan membantu mengaktifkan kembali kepesertaan BPJS Kesehatan keluarga Mulyadi agar pelayanan kesehatan, khususnya bagi anak pertama mereka, bisa lebih mudah diperoleh.

Kisah keluarga Mulyadi dan Diana menjadi cermin bahwa di tengah perkembangan zaman, masih ada warga yang hidup dalam kondisi serba kekurangan.

Di balik rumah bambu yang rapuh itu, tersimpan perjuangan orang tua yang terus bertahan demi anak-anaknya, meski hidup berkali-kali menguji kesabaran mereka.

Pos terkait