CIREBON — Kekecewaan masyarakat terhadap kondisi jalan rusak di jalur Mertapada–Munjul hingga Gumulung Tonggoh, Kabupaten Cirebon, akhirnya memuncak.
Bertahun-tahun kerusakan dibiarkan tanpa perbaikan permanen, warga memilih turun ke jalan dan menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Kecamatan Astanajapura, Selasa (12/5/2026).
Aksi yang membawa slogan “Rakyat Melawan, Rakyat Menggugat” itu menjadi bentuk protes terbuka terhadap lambannya penanganan infrastruktur jalan yang selama ini menjadi akses utama masyarakat antarwilayah.
Dalam aksi tersebut, warga menyuarakan kekesalan mereka terhadap kondisi jalan yang dipenuhi lubang besar, bergelombang, dan membahayakan pengguna jalan.
Kerusakan yang telah berlangsung bertahun-tahun itu dinilai bukan hanya menghambat aktivitas ekonomi dan pendidikan masyarakat, tetapi juga mengancam keselamatan pengendara setiap hari.
Koordinator lapangan aksi, Alip, mengatakan jalan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang seharusnya menjadi prioritas pemerintah daerah.






