Kesal Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Geruduk Kantor Kecamatan Astanajapura

“Jalan adalah jantung perekonomian dan mobilitas pendidikan masyarakat. Jangan sampai pemerintah terkesan acuh terhadap jalan rusak yang setiap hari membahayakan warga,” tegas Alip di hadapan massa aksi.

Menurutnya, ruas jalan Mertapada hingga Gumulung Tonggoh sudah mengalami kerusakan selama kurang lebih 10 tahun tanpa adanya penanganan serius dan permanen.

Warga pun mulai mempertanyakan komitmen pemerintah dalam penggunaan anggaran infrastruktur daerah.

“Kalau jalan rusak terus dibiarkan, masyarakat tentu bertanya ke mana anggaran infrastruktur selama ini digunakan. Rakyat punya hak menggugat ketika kebutuhan dasar mereka diabaikan,” ujarnya.

Kemarahan warga juga dituangkan melalui sejumlah spanduk sindiran yang dipasang di sepanjang jalan rusak.

Salah satunya terpampang di dekat perlintasan rel kereta api dengan tulisan bernada satire, “Selamat Datang di Jalan Seribu Lobang”.

Tulisan tersebut menjadi simbol kekecewaan masyarakat terhadap kondisi jalan yang dinilai semakin parah dari tahun ke tahun tanpa solusi nyata.

Pos terkait