Harga Cabai Rawit di Pasar Tembus Rp63.900/Kg, Petani Karangwareng Justru Hanya Jual Rp17 Ribu/Kg

banner 468x60

“Karena faktor musim, tanaman jadi kurang produktif dan buahnya jarang. Cabai sekarang juga kualitasnya kurang bagus karena baru pertama kali ditanam di lahan ini. Makanya kami hanya bisa menjualnya Rp17 ribu per kilogram,” ujar Jaelani. Kamis (2/6)7/2026).

Ia menjelaskan, saat ini dirinya mengelola sekitar lima hektare lahan yang ditanami cabai rawit. Meski hasil panen mengalami penurunan, harga jual di tingkat petani hingga kini belum menunjukkan kenaikan.

“Harga masih stabil, belum ada kenaikan. Selama ini baru dua kali petik dan kami jual Rp17 ribu per kilogram dari petani. Walaupun harga jual masih di bawah harapan, dibanding tahun kemarin kondisi tahun ini masih lebih baik,” katanya.

Menurut Jaelani, kondisi tanaman yang kurang produktif membuat hasil panen tidak maksimal. Untuk mendapatkan hasil sekitar dua kuintal cabai, seluruh lahan seluas dua hektare harus dipanen.

Namun, keterbatasan tenaga kerja menjadi kendala tersendiri sehingga target produksi sering kali tidak tercapai.

“Sekali petik, target kami dari dua hektare minimal dua kuintal. Tapi kalau dua hektare itu dipanen semua mungkin bisa sesuai target. Masalahnya tergantung banyak atau tidaknya buruh petik. Kalau buahnya besar dan tanamannya produktif, biasanya enam hari sekali sudah bisa panen,” jelasnya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60