Jamaah juga diingatkan untuk berniat dari miqat serta menjaga diri dari berbagai larangan selama berada dalam kondisi ihram. Untuk pelaksanaan thawaf, jamaah dijelaskan bahwa ibadah tersebut dilakukan sebanyak tujuh putaran dan dimulai dari arah Hajar Aswad. Setelah menyelesaikan thawaf, jamaah kemudian melanjutkan dengan ibadah sa’i. Namun, di balik berbagai ketentuan teknis tersebut, satu pesan menjadi penekanan utama dalam manasik: niat.
“Luruskan niat. Salah niat, salah hasil. Bersihkan hati,” menjadi pesan yang disampaikan kepada jamaah.
Pembekalan juga diberikan Ustaz Fariddzul Adzhar atau yang akrab disapa Ustaz Zul. Ia dijadwalkan mendampingi jamaah selama perjalanan ibadah umrah hingga berada di Tanah Suci.
Dalam kegiatan tersebut, Ustaz Zul memberikan tambahan penjelasan mengenai teknis pelaksanaan umrah agar jamaah tidak hanya memahami teori, tetapi juga siap menghadapi kondisi nyata ketika menjalankan ibadah di Makkah dan Madinah. Ia juga mengingatkan jamaah mempersiapkan berbagai kebutuhan administrasi perjalanan, termasuk mengunduh aplikasi Nusuk untuk layanan dan pengaturan kunjungan ke Raudhah sesuai ketentuan yang berlaku.










