Dicky menjelaskan, pendaftaran dibagi menjadi tiga kategori, yakni penyisihan lokal sebesar Rp75 ribu, wildcard Rp250 ribu, dan golden ticket Rp650 ribu. Menurutnya, sistem pertandingan dirancang agar berlangsung adil dan kompetitif. Babak penyisihan lokal digelar pada 5–6 Agustus dengan sistem single elimination. Selanjutnya babak wildcard berlangsung 7–8 Agustus menggunakan sistem double elimination, sedangkan babak utama hingga final akan dimainkan pada 9 Agustus dengan sistem single elimination.
Selain menerapkan sejumlah aturan teknis pertandingan, panitia juga mewajibkan seluruh peserta yang lolos ke babak utama mengenakan sepatu sebagai bagian dari standar pertandingan.
“Kami berharap turnamen ini bisa menjadi salah satu agenda yang dinantikan para pebiliar setiap tahunnya. Selain hadiah yang menarik, kami juga ingin terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan agar olahraga biliar semakin berkembang di Cirebon,” kata Dicky.
Panitia mengajak para pebiliar yang memenuhi kategori handicap untuk segera mendaftarkan diri sebelum kuota peserta terpenuhi. Turnamen ini diproyeksikan akan diikuti puluhan peserta dari berbagai daerah dan menjadi ajang unjuk kemampuan para atlet biliar di wilayah Cirebon dan sekitarnya.










