Muktamar NU, Mengapa Pesantren dan Santri Menggantungkan Harapan pada KH Imam Jazuli?

banner 468x60

Kepemimpinan visioner dan mandiri, dikatakan Habib Khaerussani, dalam mengelola lembaga pendidikan dan umat, KH Imam Jazuli telah membuktikan rekam jejak kepemimpinan yang progresif dan mandiri. Karakter ini sangat dibutuhkan agar NU dapat berdiri kokoh sebagai organisasi yang mandiri secara ekonomi, berdaya saing global, serta tidak mudah terombang-ambing oleh kepentingan politik praktis.

“Para santri menaruh harapan besar karena KH Imam Jazuli yang konsisten mendorong pemberdayaan generasi muda pesantren. KH Imam Jazuli juga memperjuangkan agar santri tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga memiliki keterampilan kepemimpinan, kewirausahaan, serta literasi digital untuk mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional,” katanya.

Menurut Habib Khaerussani, KH Imam Jazuli juga sebagai jembatan antar generasi di tubuh NU. Sebagai figur yang mampu merangkul para kiai sepuh sekaligus memahami bahasa dan kebutuhan generasi muda (santri milenial dan Gen Z).

“KH Imam Jazuli dinilai sebagai sosok perekat yang ideal untuk menjaga keberlanjutan regenerasi kepemimpinan di tubuh Nahdlatul Ulama,” tandasnya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60