Ia berharap Muscab mampu menghasilkan figur dan jajaran pengurus terbaik yang dapat membawa PPP semakin berkembang di Kabupaten Cirebon.
“Diharapkan hasil Muscab ini mampu menghasilkan pemimpin dan pengurus terbaik, sehingga ke depan PPP semakin berkembang serta dapat bersinergi dengan pemerintah daerah demi kepentingan masyarakat dan kemaslahatan umat,” ujarnya.
Menurutnya, kepengurusan baru PPP nantinya juga diharapkan mampu berkontribusi dalam mendukung pembangunan daerah serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Uu Ruzhanul Ulum menegaskan bahwa pelaksanaan Muscab merupakan amanat organisasi sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.
Karena itu, pelaksanaan Muscab merupakan mekanisme yang wajib dijalankan sebagai bagian dari proses regenerasi dan penataan organisasi.
“Ini amanat AD/ART, bukan perintah ketua umum atau pemerintah. Agenda utamanya adalah memilih kepengurusan dan ketua DPC,” tegasnya.
Ia menekankan, figur yang nantinya memimpin PPP Kabupaten Cirebon harus memiliki semangat perjuangan, wawasan keilmuan, serta menjunjung tinggi etika dan adab dalam berpolitik.










