“Kita belum tahu pastinya. Insya Allah hari Senin ada waktu kita ke sana,” ungkapnya.
Lokasi Lama Akan Dialihkan
DLH menginginkan titik penampungan baru memiliki sistem yang lebih tertutup sehingga tidak mudah dimanfaatkan masyarakat untuk membuang sampah sembarangan.
Sementara itu, lokasi lama di kawasan pusat kuliner batik Weru Lor diupayakan tidak lagi digunakan sebagai tempat pembuangan sampah.
Menurut Yanto, lokasi tersebut nantinya akan dialihkan untuk kegiatan yang lebih produktif. Salah satu rencana yang muncul adalah menjadikannya sebagai lokasi penjualan bunga.
“Yang penting akan dipakai, bisa bermanfaat dan produktif, sehingga tidak bisa orang lain buang sampah di situ,” ujarnya.
Sebelum rencana pemindahan direalisasikan, DLH memastikan pembersihan kawasan Weru Lor kembali dilakukan dalam waktu dekat.
Penanganan sampah di kawasan tersebut, kata Yanto, tidak cukup hanya dengan meningkatkan frekuensi pengangkutan. Pengawasan dan koordinasi dengan pemerintah desa juga diperlukan agar lokasi yang sudah dibersihkan tidak kembali menjadi tempat pembuangan terbuka.










