“Kami ingin olahraga menjadi sarana mempererat persaudaraan, khususnya bagi masyarakat Desa Sinarancang dan sekitarnya. Turnamen ini juga menjadi bagian dari semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,” kata Bandi.
Sejumlah tokoh dan unsur terkait turut hadir dalam laga penutupan, di antaranya Danramil 0620-11/Astanajapura Kapten CKE Agung Prayogo, Kapolsek Mundu IPTU Awan Kurniawan, jajaran aparat keamanan, panitia, tokoh masyarakat, pemain, serta warga.
Bagi masyarakat Desa Sinarancang dan sekitarnya, Talaga Langit Cup 2026 menjadi lebih dari sekadar kompetisi sepak bola. Kegiatan tersebut menjadi ruang berkumpul masyarakat sekaligus memperkuat komunikasi, sportivitas, dan rasa kebersamaan.
Pelaksanaan turnamen yang berlangsung aman dan tertib juga tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah, aparat keamanan, panitia, tokoh masyarakat, pemain, suporter, serta seluruh warga.
Dengan berakhirnya pertandingan final dan rangkaian penyerahan hadiah, Talaga Langit Cup 2026 resmi ditutup. Kegiatan tersebut diharapkan dapat terus digelar dan berkembang menjadi wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit-bibit pemain sepak bola potensial dari Desa Sinarancang dan wilayah sekitarnya.










