CIREBON – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Cirebon terus mendorong penguatan program job matching sebagai langkah strategis dalam mempererat keterkaitan antara dunia pendidikan dengan DUDIKA (Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja).
Program ini dinilai efektif dalam mempercepat penyerapan lulusan, khususnya dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto, saat menghadiri kegiatan pembagian Surat Keterangan Lulus (SKL) di SMK Muhammadiyah Lemahabang, Senin (4/5/2026).
Menurut Novi, keberadaan Bursa Kerja Khusus (BKK) di SMK memiliki peran penting sebagai jembatan antara lulusan dengan dunia industri.
Hal ini diperkuat dengan jaringan kerja sama yang luas, baik di wilayah Cirebon timur maupun luar daerah.
“BKK membuka peluang lebih luas bagi lulusan SMK untuk masuk ke dunia usaha dan industri, sekaligus membantu tugas pemerintah daerah dalam penyerapan tenaga kerja,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, setiap tahunnya jumlah lulusan SMK di Kabupaten Cirebon mencapai sekitar 11 hingga 12 ribu orang, dengan peluang kerja yang relatif sebanding.








