Kapolsek Pangenan, AKP Abdul Majid menjelaskan, banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak Senin malam (18/5/2026) sekitar pukul 21.00 WIB hingga Selasa dini hari.
Curah hujan tinggi menyebabkan Sungai Singaraja meluap, ditambah air dari area persawahan yang naik ke badan jalan Pantura.
Akibat kondisi tersebut, arus kendaraan dari kawasan Pangenan hingga Rawaurip mengalami hambatan, meski kendaraan masih dapat melintas dengan pengaturan petugas.
“Kami melakukan pengaturan lalu lintas dan contraflow untuk kendaraan kecil, sementara kendaraan besar tetap melintas sesuai jalurnya,” ujar AKP Abdul Majid.
Ia menyebutkan ketinggian air di badan jalan mencapai sekitar 30 sentimeter, sedangkan di kawasan permukiman dan pedalaman mencapai 40 sentimeter.
Titik genangan terparah berada di ruas jalan berkontur cekungan rendah dengan panjang area terdampak diperkirakan mencapai 50 meter.
“Namun secara umum kondisi wilayah lainnya masih terpantau aman dan kondusif,” terangnya.
Saat ini petugas kepolisian bersama instansi terkait masih bersiaga di lokasi untuk mengatur arus lalu lintas sekaligus mengantisipasi kemacetan maupun potensi kecelakaan akibat genangan air.










