Melalui sesi tersebut, siswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan dan menanggapi materi yang telah diberikan. Antusiasme siswa menunjukkan adanya ketertarikan untuk memahami lebih jauh mengenai bullying dan bagaimana cara menyikapinya dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi siswa untuk memahami bahwa menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bukan hanya menjadi tanggung jawab guru, tetapi membutuhkan kepedulian dari seluruh warga sekolah.
Pelaksanaan edukasi anti-bullying mendapat sambutan positif dari pihak MI Nurul Huda Japura Lor. Kepala sekolah turut memberikan sambutan yang diwakili oleh Bapak Budi selaku wali kelas.
Pihak sekolah menilai edukasi mengenai bullying penting diberikan kepada siswa sejak dini. Terlebih, persoalan bullying masih menjadi perhatian di lingkungan pendidikan sehingga siswa perlu mendapatkan pemahaman yang tepat mengenai bentuk, dampak, serta cara mencegah perundungan.
“Kami sangat menerima dan menyambut baik kegiatan edukasi seperti ini. Edukasi tentang bullying memang penting untuk diberikan kepada anak-anak, apalagi persoalan bullying masih menjadi perhatian di lingkungan sekolah. Kami berterima kasih kepada KPM dan LKBH yang sudah hadir memberikan pemahaman kepada siswa,” ujar Budi, wali kelas MI Nurul Huda Japura Lor.










