Jigus juga mengajak seluruh kader dan masyarakat untuk membangun budaya politik yang santun.
“Harapannya dengan adanya momentum ini bisa menjadi masukan bagi kami untuk bersama-sama membangun Kabupaten Cirebon agar ke depan bisa lebih baik lagi. Kita juga harus belajar berpolitik yang santun,” tuturnya.
Ia menambahkan, politik pada hakikatnya tidak hanya berkaitan dengan partai politik maupun pemerintahan. Menurutnya, interaksi politik berlangsung dalam berbagai lingkungan kehidupan, mulai dari keluarga, masyarakat, pemerintahan desa, daerah, provinsi hingga tingkat pusat.
Sementara itu, perwakilan KPU Kabupaten Cirebon, Apendi, SE, memberikan materi sekaligus masukan terkait kepemiluan dan demokrasi kepada para peserta.
Ia menekankan pentingnya pemutakhiran data partai politik, termasuk data kepengurusan dan keanggotaan.
Menurut Apendi, data keanggotaan partai politik bersifat dinamis sehingga perlu dilakukan pembaruan secara berkala agar tetap sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Selain keanggotaan dan kepengurusan, pemutakhiran juga perlu dilakukan terhadap domisili kantor atau sekretariat partai politik.










