Joseph sedikit cerita masa lalu, bagaimana perusahaan membangun PLTU Cirebon-1 660 MW di Kanci, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada 2007. Ia mengenang saat itu terjadi krisis listrik. Kehadiran PLTU Cirebon-1 menjadi angin segar bagi pemenuhan kebutuhan listrik, terutama di sistem jaringan Jawa-Madura-Bali. “Cirebon-1 itu adalah transisi kepada _fast track_.”
Ke depan, Joseph mengatakan, elektrifikasi nasional setidaknya bisa menyangkut tidak aspek, yakni: ketersediaan yang baik, bisa dijangkau semua kalangan, dan pengembangan energi terbarukan.
Harapan Joseph sejalan dengan arah kebijakan pengembangan sektor energi pemerintah saat ini yang berfokus pada kemandirian energi dan transisi hijau, dengan pilar utama antara lain target 100 GW tenaga surya, termasuk rencana 80 GW di 80 ribu desa.
Tumiran, Guru Besar di Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (UGM), yang menjadi juri Energy Executive Award 2026, mengatakan, juri Energy Executive Award 2026 antara lain mengukur kemampuan manajerial dan prestasi perusahaan para nominasi berdasarkan dari sudut pandang media.










