Lebih lanjut, Satori berharap implementasi Kopdes Merah Putih tidak hanya sebatas pembentukan kelembagaan, tetapi juga diikuti dengan pengelolaan yang profesional, pengembangan unit usaha yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, serta kemampuan koperasi dalam menciptakan kegiatan ekonomi yang produktif.
Menurutnya, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada bagaimana koperasi dikelola dan dimanfaatkan untuk mendukung potensi ekonomi lokal. Dengan pengelolaan yang baik, koperasi desa dapat menjadi salah satu penggerak aktivitas perdagangan, distribusi barang, dan pengembangan usaha masyarakat.
Selain itu, keberadaan Kopdes Merah Putih diharapkan dapat membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya melalui jaringan pemasaran dan distribusi yang lebih luas.
Satori menegaskan, dukungan terhadap program pemerintah tersebut perlu dibarengi dengan komitmen bersama agar koperasi yang dibentuk benar-benar berjalan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Ia berharap, ke depan seluruh desa dapat memiliki koperasi yang aktif, sehat, dan produktif sehingga mampu meningkatkan perputaran ekonomi di tingkat lokal.










