Di sisi lain, Jaka menyampaikan keprihatinannya terhadap perilaku seksual yang menurutnya semakin terbuka ditampilkan di ruang publik. Ia menilai persoalan tersebut perlu menjadi perhatian bersama, terutama karena dapat berdampak terhadap lingkungan dan generasi muda.
“Kami merasa malu dan risih, ataupun moral kami terpanggil dengan adanya banyak penyimpangan yang beredar ataupun terang-terangan di muka umum,” katanya.
Jaka menegaskan, gerakan KNPI tersebut tidak ditujukan untuk kepentingan politik. Fokus utama satgas, kata dia, adalah melakukan edukasi, pencegahan, serta perlindungan terhadap generasi muda.
Sementara itu, Ketua Satgas Pemuda Anti-LGBT Cirebon, Lutfi Adam Zakaria SH mengatakan, langkah awal satgas akan difokuskan pada kegiatan sosialisasi dan edukasi.
Menurut Adam, pendekatan yang digunakan tidak semata-mata berupa penolakan, tetapi juga mengedepankan pendekatan kemanusiaan melalui upaya merangkul dan memberikan pemahaman.
“Bagaimanapun juga mereka adalah manusia. Tujuan kami memanusiakan manusia, untuk bisa merangkul dan kembali lagi kepada awal,” ungkapnya.










